LainnyaGaleri Foto
Link Website

Analisa Peluang Investasi di Kabupaten Bengkulu Utara

Sabtu, 19 Februari 2011 - 12:04
Analisa Peluang Investasi di Kabupaten Bengkulu Utara
Sumber gambar : bappeda.bengkuluutarakab.go.id

ANALISIS PELUANG INVESTASI DI KABUPATEN  BENGKULU UTARA
Oleh; Ir. M. Syukri

Pembangunan ekonomi di suatu daerah termasuk Kabupaten Bengkulu Utara berkaitan erat dengan potensi dan karakteristik yang dimilikinya  yang biasanya berbeda dengan daerah lain. Adanya perbedaan potensi dan karakteristik  yang dimiliki masing-masing daerah disebabkan oleh karena adanya perbedaan pada faktor geografis  dan sumberdaya yang tersedia. Perbedaan tersebut  menyebabkan produk-produk tertentu yang dihasilkan oleh suatu daerah mempunyai keunggulan  dan kemampuan bersaing (comparative and competitive advantage) bila dibandingkan  dengan produk yang sama  yang dihasilkan oleh daerah lain.
Oleh karena adanya berbagai perbedaan antar daerah, maka keberhasilan pembangunan suatu daerah sangat ditentukan oleh kemampuan  daerah  itu sendiri  dalam mengidentifikasi  dan mengelola potensi dan sumberdaya  ekonomi, seperti sumberdaya alam, sumberdaya manusia  atau sektor ekonomi ang mempunyai keunggulan komperatif  dan keunggulan kompetitif bila dibandingkan dengan daerah lain. Hasil pengidentifikasian potensi sumberdaya  terkait dengan sektor unggulan  diharapkan dapat mendorong terciptanya peluang-peluang usaha baru dan meningkatkan jumlah investasi yang ditanam di Kabupaten Bengkulu Utara sehingga pada giliranya  dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pendapatan perkapita dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu pengidentifikasian tersebut dapat digunakan sebagai bahan perencanaan  dan strategi pembangunan ekonomi yang sesuai dengan kondisi, potensi dan peluang  yang tersedia, sebab dalam rangka percepatan pembangunan diperlukan kebijakan dan strategi yang tepat dan mampu menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif untuk menarik para investor untuk menanamkan modalnya pada sektor-sektor ekonomi produktif, baik untuk perluasan usaha maupun pembukaan usaha baru.
Beberapa sektor yang telah teridentifikasi  sebagai penggerak  pembangunan bila ditinjau  dari keunggulan kontribusi sektoral dalam perbandingan antar wilayah adalah pertanian dan pertambangan dan penggalian. Permasalahannya dalam upaya peningkatan investasi di Kabupaten Bengkulu Utara adalah belum tersedia rujukan/bahan pertimbangan  yang memadai sebagai panduan  bagi para pengambil keputusan dan para investor untuk menentukan sektor dan komoditas yang dapat dijadikan sasaran investasi dan perkiraan besarnya investasi yang harus ditanamkan.
Data sekunder yang ada dan data primer yang diperoleh sampai dengan Tahun 2007 sebenarnya  dapat diolah dengan menggunakan beberapa metode analisa data baik yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif dalam penentuan sektor atau sub-sektor yang menjadi sektor basis (unggulan) pada tahun yang bersangkutan dan sektor atau sub-sektor yang berpotensi unggul di masa yang akan datang. Dengan menggunakan metode tersebut, ditemukan bahwa untuk sektor-sektor ekonomi di Kabupaten Bengkulu Utara dapat diklasifikasikan menjadi sektor basis dan sektor bukan basis. Dengan menggunakan analisis SLQ, pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, bangunan dan jasa-jasa dapat menjadi sektor basis (unggulan) di Kabupaten Bengkulu Utara (SLQ>1).        Sedangkan dengan menggunakan analisis DLQ, maka sektor-sektor yang berpotensi unggul di masa yang akan datang (DLQ>1) adalah pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, perdagangan, hotel dan restoran, pengangkutan dan komunikasi, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan, serta jasa-jasa.
Apabila kedua analisis tersebut di atas digabung, maka ditemukan sektor  unggulan di Kabupaten Bengkulu Utara untuk saat ini dan berpotensi unggul di masa yang akan datang adalah pertambangan dan penggalian, industri pengolahan dan jasa-jasa. Namun apabila dilihat berdasarkan subsektor, maka subsektor  yang saat ini unggul dan berpotensi unggul di masa yang akan datang sebanyak 8 subsektor, yaitu meliputi peternakan, pertambangan tanpa migas, penggalian, industri, makanan, minuman dan tembakau, alat angkutan, mesin dan peralatannya,  angkutan jalan raya, bangunan dan pemerintahan umum.
Sesuai dengan economic base theory, maka kedelapan subsektor di atas, yaitu meliputi subsektor peternakan dan hasil-hasilnya, pertambangan, penggalian, industri makanan, minuman dan tembakau dianggap subsektor yang mampu melayani kebutuhan daerah bersangkutan dan produksinya yang dapat diekspor ke luar daerah. Sub sektor perkebunan meskipun saat ini belum menjadi unggulan (SLQ <1) namun merupakan subsektor yang berpotensi unggul dimasa yang akan datang (DLQ>1) serta trend pertumbuhannya selalu meningkat. Sektor atau subsektor unggulan  saat ini dan potensi di masa yang akan datang apakah kompetitif atau tidak maka dilakukan analisis dengan metode shift share (C).
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa berdasarkan kajian PDRB Sektoral dengan mengunakan DLQ, SLQ, Shift-share dan Tingkat Pertumbuhan Ekonomi, kelima sektor tersebut di atas  dapat direkomendasikan  sebagai sektor unggulan dan Sasaran Investasi di Kabupaten Bengkulu Utara. Namun demikian daya tarik investasi di suatu daerah selain dilihat secara sektoral, juga dilihat dari beberapa faktor lain, diantaranya  kelayakan pasar, kelayakan teknis/operasi, kelayakan finansial kondisi ekonomi, sosial, keamanan, regulasi, politik, infrastruktur pendukung dan lain sebagainya. Dilihat dari  berbagai aspek pasar, teknis, operasional, ketersediaan sumberdaya serta faktor pendukung, 8 komoditas  teridentifikasi dan dapat diasumsikan  sebagai komoditas  yang mempunyai keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif untuk dikembangkan di Kabupaten Bengkulu Utara, yaitu batu bara, karet, kelapa sawit, padi, jagung, kedelai, perikanan tangkap dan budidaya ikan. Dalam rangka lebih menciptakan daya tarik investasi di Kabupaten Bengkulu Utara maka perlu dirumuskan kebijakan-kebijakan  yang difokuskan  untuk menciptakan iklim yang kondusif  bagi investasi.

Sumber :
Laporan Kajian Peluang Investasi Kabupaten Bengkulu Utara
Kerjasama Bagian Penanaman Modal Kabupaten Bengkulu Utara  dengan
LP3EM Fakultas Ekonomi UNIB Tahun 2008.


Penulis adalah Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Bengkulu Utara

Komentar
Informasi Terkaitrss
Informasi tidak ditemukan
ArtikelLainnyarss

Strategi Membuka Celah Fiskal Pasca Pemekaran

16 Feb 2011 - 10:24PP 55 Tahun 2005 Perihal Dana Perimbangan memberikan celah yang sangat sempit kepada kabupaten induk untuk memperoleh dana perimbangan yang cukup untuk pembiayan daerah, hal tersebut dikarenakan...


Informasi TerbaruLainnyarss

BATAS BENGKULU UTARA DAN KABUPATEN LEBONG

02 Mar 2015 - 10:57Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2015 Tentang Batas Daerah Kabupaten Bengkulu Utara Dengan Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu Tanggal 30 Januari 2015. by ilyas